BENGKULU — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus melakukan penataan fasilitas publik untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui pemasangan fasilitas penerangan pada tiga jembatan yang sebelumnya minim pencahayaan.
Tiga kawasan yang kini mendapatkan penerangan tersebut yakni Jembatan Hibrida Ujung di Kelurahan Sidomulyo, kawasan Simpang Polda di Kelurahan Cempaka Permai, serta Jembatan Sungai Rupat di Kelurahan Pagar Dewa.
Peresmian fasilitas penerangan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Peresmian ditandai dengan penyalaan lampu secara bersama-sama.
Selain pemasangan lampu penerangan jalan, Pemkot Bengkulu juga melakukan penataan tambahan berupa pemasangan lampu hias serta pengecatan ulang sejumlah bagian jembatan agar tampak lebih menarik.
Penerangan Jembatan Tingatkan Keamanan Warga
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, penataan tiga jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik.
Menurutnya, kawasan yang sebelumnya gelap pada malam hari kini menjadi lebih terang sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.
“Ada tiga titik jembatan yang kita resmikan. Selama ini kondisinya kelam tanpa penerangan, sekarang sudah terang dan dipercantik dengan lampu hias serta dicat ulang,” ujar Dedy.
Ia menjelaskan, penerangan jalan tidak hanya memiliki fungsi estetika, tetapi juga berperan penting dalam mendukung keselamatan pengguna jalan.
Dengan pencahayaan yang lebih baik, potensi kecelakaan maupun gangguan keamanan di kawasan tersebut diharapkan dapat berkurang.
Dedy juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah.
“Saya mohon untuk sama-sama dijaga. Ini membuat kota kita lebih bagus dan terang benderang,” katanya.
Warga Apresiasi Program Penerangan Jembatan
Pemasangan lampu di tiga jembatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai fasilitas penerangan sangat dibutuhkan, terutama di kawasan yang sebelumnya minim cahaya pada malam hari.
Ketua RT 12 Kelurahan Pagar Dewa, Ari Tanda Sitorus, mengatakan keberadaan lampu di Jembatan Sungai Rupat menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dirasakan warga.
Menurutnya, kondisi jembatan sebelumnya cukup gelap dan sempat menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bengkulu dan jajaran. Situasi di jembatan ini tadinya gelap dan sering terjadi kecelakaan. Sekarang sudah terang benderang,” ujar Ari.

Ia berharap program serupa dapat dilanjutkan ke kawasan lain yang masih membutuhkan peningkatan penerangan.
Penataan Kota Bengkulu Terus Dilakukan
Program penerangan jembatan menjadi bagian dari upaya Pemkot Bengkulu dalam menciptakan wajah kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman.
Selain meningkatkan fungsi fasilitas umum, keberadaan lampu hias juga memberikan nilai tambah terhadap estetika sejumlah kawasan perkotaan pada malam hari.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap penataan ruang publik dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Peresmian penerangan tiga jembatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Bengkulu Eddy Aprianto, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Toni Hastri Putra, camat, lurah, serta para ketua RT di wilayah pemasangan lampu. (adv)