IKOBENGKULU – Aroma manis kue pukis yang baru matang masih menjadi daya tarik bagi masyarakat yang melintas di kawasan PTM (Pasar Tradisional Modern) Jalan Cendana, Kota Bengkulu. Di tengah maraknya jajanan modern, kue pukis legendaris ini tetap ramai diburu pembeli dari berbagai kalangan.
Usaha yang telah berdiri sejak puluhan tahun lalu itu dikenal karena cita rasanya yang tetap terjaga. Teksturnya yang lembut dengan taburan meses cokelat membuat jajanan tradisional ini masih menjadi favorit, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Pemilik usaha, Pak Tion, mengatakan resep dan cara pembuatan kue pukis masih dipertahankan seperti sejak awal berjualan. "Masih seperti biasa dari dulu sampai sekarang. Orang-orang tidak bosan menikmati kue pukis ini. Rasanya tetap enak dan khas," ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Salah seorang pembeli, Gading, mengaku hampir setiap berkunjung ke PTM dirinya selalu membeli kue pukis. Menurutnya, rasa yang tetap konsisten dan harga yang terjangkau menjadi alasan jajanan tersebut masih menjadi pilihan. "Rasanya tetap sama seperti yang saya ingat sejak dulu, lembut dan tidak terlalu manis. Harganya juga masih terjangkau, jadi sering saya bawa pulang untuk keluarga," katanya. Rabu (5/8/2026)
Proses pembuatannya yang masih menggunakan cetakan tradisional juga menjadi daya tarik tersendiri. Adonan dipanggang langsung di tempat sehingga menghasilkan aroma khas yang mengundang perhatian pengunjung.
Meski kuliner kekinian terus bermunculan, kue pukis PTM Jalan Cendana tetap mampu mempertahankan eksistensinya. Cita rasa yang konsisten, harga yang ramah di kantong, dan nilai nostalgia membuat jajanan tradisional ini masih digemari masyarakat Bengkulu lintas generasi.