Mangrove Sungai Jenggalu Kito Terus Dijaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:48:59 WIB
Masyarakat dan pegiat lingkungan secara berkala melakukan penanaman, perawatan, hingga pembersihan kawasan dari sampah.

IKOBENGKULU – Upaya menjaga kelestarian hutan mangrove di kawasan Sungai Jenggalu Kito, Kota Bengkulu, terus dilakukan. Masyarakat dan pegiat lingkungan secara berkala melakukan penanaman, perawatan, hingga pembersihan kawasan dari sampah.

Mangrove di sepanjang tepian Sungai Jenggalu memiliki peran penting bagi ekosistem pesisir. Selain menahan sedimentasi dan mengurangi dampak gelombang, kawasan ini menjadi habitat berbagai jenis ikan, kepiting, udang, burung, dan biota lainnya.

Kawasan tersebut juga dikembangkan sebagai lokasi edukasi lingkungan dan ekowisata. Pelajar, mahasiswa, masyarakat, dan wisatawan dapat mengenal fungsi mangrove melalui kegiatan penanaman bibit, perawatan tanaman, serta aksi bersih kawasan pesisir.

Salah seorang pelestari mangrove yang juga anggota Mapala Agra Buana STIA Bengkulu, Galang, mengatakan keberadaan mangrove memberikan manfaat besar bagi masyarakat pesisir.

"Mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat pesisir. Selain melindungi pantai dari abrasi dan mengurangi dampak gelombang, hutan mangrove juga menjadi tempat hidup berbagai jenis ikan, kepiting, udang, dan biota laut lainnya yang menjadi sumber penghidupan bagi nelayan," kata Galang, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, upaya pelestarian dilakukan secara berkala dengan melibatkan masyarakat dan komunitas lingkungan. Kegiatan yang dilakukan antara lain penanaman bibit mangrove, pembersihan sampah, dan edukasi kepada pengunjung.

"Kami bersama masyarakat secara berkala melakukan penanaman bibit mangrove, membersihkan kawasan pesisir dari sampah, serta memberikan edukasi kepada pengunjung agar semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.

Galang menilai pelestarian mangrove membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar manfaatnya tetap dapat dirasakan dalam jangka panjang. Kesadaran masyarakat dan pengunjung menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan tersebut.

Ia berharap Sungai Jenggalu Kito tetap menjadi kawasan hijau yang mampu menjaga ekosistem pesisir sekaligus memberikan manfaat ekonomi melalui pengembangan ekowisata.

"Harapan kami, masyarakat semakin peduli dan ikut menjaga keberadaan hutan mangrove. Jika ekosistem ini tetap terpelihara, Sungai Jenggalu Kito akan terus memberikan manfaat bagi lingkungan, mendukung perekonomian masyarakat melalui ekowisata, serta menjadi kebanggaan Kota Bengkulu," tutupnya.

Keberadaan mangrove yang tumbuh di kawasan Sungai Jenggalu Kito menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Kota Bengkulu. Pelestarian secara berkelanjutan diperlukan agar fungsi ekologis dan potensi ekowisata kawasan tersebut tetap terjaga.

Terkini