NEW YORK CITY, 2 Juli (Xinhua) -- Bagi para pemain, kekalahan di ajang Piala Dunia kerap kali mengubur impian mereka. Sementara bagi pelatih, hasil tersebut dapat berujung pada hilangnya pekerjaan mereka.
Meski turnamen masih berlangsung, sejumlah pelatih tim nasional (timnas) telah mengundurkan diri atau diberhentikan usai gagal memenuhi ekspektasi, menggarisbawahi betapa kejamnya persaingan di pentas sepak bola paling bergengsi tersebut.
Ronald Koeman (timnas Belanda), Sebastian Beccacece (Ekuador), Marcelo Bielsa (Uruguay), dan Hong Myung-bo (Korea Selatan) merupakan nama-nama terbaru yang mundur dari jabatannya sebagai pelatih, menyusul jejak Steve Clarke (Skotlandia), Miroslav Koubek (Ceko), dan Sabri Lamouchi (Tunisia).
Keputusan tersebut diambil dalam situasi yang berbeda-beda. Beberapa pelatih tiba dalam kondisi di bawah tekanan, sementara yang lainnya sempat menuai pujian luas setelah berhasil menembus babak kualifikasi, tetapi pencapaian itu nyatanya dengan cepat terlupakan.
Pelatih tim nasional Uruguay Marcelo Bielsa memberikan instruksi saat timnya menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol dalam laga Grup H Piala Dunia FIFA 2026 di Guadalajara Stadium, Meksiko, pada 26 Juni 2026. (Xinhua/Li Muzi)
Bielsa bertanggung jawab penuh setelah Uruguay, peraih gelar juara dua kali, tersingkir di fase grup tanpa sekalipun meraih kemenangan.
"Bagi saya, perpisahan ini terasa sangat menyakitkan karena besarnya harapan yang saya miliki saat memulai proyek ini, (tetapi) saya tidak dapat menjustifikasi posisi akhir yang kami raih," ujar pelatih asal Argentina tersebut.
Beccacece menyampaikan sentimen serupa usai Ekuador menelan kekalahan dari Meksiko, salah satu negara tuan rumah, di babak 32 besar.
"Kontrak saya berakhir tepat setelah Piala Dunia selesai, dan mengingat kami gagal memenuhi target yang kami janjikan, langkah terbaik adalah melepaskan jabatan," ujarnya.
Pelatih berusia 45 tahun tersebut mengantar Ekuador finis di peringkat kedua dalam klasemen akhir babak kualifikasi zona Amerika Selatan dan mencatatkan 19 laga tak terkalahkan sebelum turnamen dimulai.
Hong juga menyatakan bertanggung jawab setelah Korea Selatan tersingkir di fase grup.
"Saya gagal memberikan hasil yang diharapkan publik," tutur mantan pemain bertahan tersebut. "Tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya."
Pelatih tim nasional Korea Selatan Hong Myung-bo (tengah) tiba di Bandar Udara Internasional Incheon bersama tim asuhannya di Korea Selatan pada 30 Juni 2026. (Xinhua/NEWSIS)
Koeman mengundurkan diri setelah kekalahan Belanda lewat adu penalti kontra Maroko, yang menandai eliminasi tercepat yang pernah dialami Belanda di ajang Piala Dunia.
Pelatih Skotlandia Steve Clarke mengundurkan diri kendati menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun hanya sebulan sebelum turnamen dimulai. Selama tujuh tahun masa kepemimpinannya, dia berhasil membawa Skotlandia menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998 dan dua kali lolos ke putaran final Piala Eropa.
Koubek juga mengundurkan diri setelah Republik Ceko finis sebagai juru kunci grup, dan mengatakan dirinya bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut.
Pelatih tim nasional Tunisia Sabri Lamouchi menghadiri konferensi pers menjelang laga fase grup melawan Swedia di ajang Piala Dunia FIFA 2026 di Monterrey, Meksiko, pada 13 Juni 2026. (Xinhua/Martin Zabala)
Lamouchi menjadi pelatih pertama yang mengalami kenestapaan. Tunisia memecat juru taktik asal Prancis itu menyusul kekalahan telak 1-5 dari Swedia di laga pembuka, menjadikannya sebagai satu dari sederet pelatih yang kehilangan pekerjaan di tengah perhelatan Piala Dunia.
Kasus-kasus sebelumnya mencakup Henryk Kasperczak, yang juga menangani Tunisia, dan pelatih Korea Selatan Cha Bum-kun pada Piala Dunia 1998. Spanyol juga memecat Julen Lopetegui dua hari sebelum perhelatan Piala Dunia 2018 bergulir.
Di balik gengsi memimpin sebuah tim di Piala Dunia, ruang untuk melakukan kesalahan bagi pelatih sangatlah sempit. Turnamen yang berlangsung kurang dari enam pekan tersebut dapat menjadi penentu nasib seorang juru taktik yang proyeknya dibangun selama bertahun-tahun. Selesai