Rakor GENTING di BU Tekankan Tak Ada Tumbuh Kembang Anak Yang Tertinggal

Selasa, 28 April 2026 | 16:22:00 WIB
Rakor GENTING di Kabupaten Bengkulu Utara, Selasa, (28/4/2026) (Foto BKKBN)

Bengkuluikobengkulu.com,-Rapat Koordinasi (Rakor) Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kabupaten Bengkulu Utara,Provinsi Bengkulu menegaskan komitmen bersama untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam tumbuh kembangnya. Rakor tersebut menjadi momentum penguatan sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di daerah.

 

Rapat yang di pimpin Assisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Bengkulu Utara Bari Oktari, S.STP. Rakor Genting pada Selasa 28-April-2026 berlangsung di kantor Bupati Bengkulu Utara itu hadir Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari, S.H., M.H, Kepala Dinas Pengedalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Nova Hendriani, SKM.MM.

 

Assisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Bengkulu Utara Bari Oktari, S.STP dalam sambutannya menyampaikan, Genting, merupakan program inovasi dari pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui semangat gotong royong masyarakat dan pemerintah daerah.

 

" Untuk menekan angka stunting di Provinsi Bengkulu dengan melibatkan pemerintah daerah sebagai "orang tua asuh" bagi keluarga berisiko. Program ini difokuskan pada pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," kata Bari Oktari, Selasa, (28/4/2026).

 

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah bersama Kemendukbangga/BKKBN, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), tenaga kesehatan, serta para mitra teknis dan pemangku kepentingan lainnya menyatukan langkah agar intervensi kepada keluarga sasaran berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

 

Peserta rakor menekankan bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga mencakup sanitasi, pola asuh, akses layanan kesehatan, serta pendampingan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan kolaborasi pentahelix, diharapkan seluruh anak di Bengkulu Utara mendapatkan kesempatan tumbuh sehat, cerdas, dan optimal.

 

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Zamharii, S.H., M.H dalam Rakor Genting menyampaikan untuk mengentaskan stunting di tengah keluarga masyarakat perlu adanya berkomitmen dalam filosofi Genting yakni dengan mengedepankan sistem yang transparan.

 

Dimana, setiap bantuan tercatat, terpantau, dan dapat dipertanggungjawabkan bangun sistem yang adil yang mampu membantu yang membutuhkan, tanpa terkecuali dan membangun sistem yang konsisten," sebut Zamhari.

 

Melalui langkah demikian itu kata Zamhari, maka keluarga berisiko stunting merasakan bahwa sistem ini nyata dan dapat dipercaya. Mereka akan berani berinvestasi untuk masa depan anak-anaknya. Persoalan stunting bukan hanya urusan satu pihak. namun menjadi tanggung jawab bersama.(***)

 

Tags

Terkini