BENGKULU – Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu memastikan ketersediaan minyak goreng subsidi "Minyakita" di pasar-pasar tradisional dalam kondisi aman. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya permintaan masyarakat yang mulai beralih dari minyak goreng curah ke kemasan sederhana.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Bengkulu, Dody Syahrial, S.E., QIA., menegaskan komitmen tersebut saat memimpin monitoring langsung di Pasar Panorama dan Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Jumat (17/4). Kegiatan ini dilakukan bersama jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi maupun Kota Bengkulu guna memastikan kelancaran distribusi.
"Kami memastikan Minyakita tersedia dengan harga terjangkau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp15.700 per liter. Saat ini stok dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Dody Syahrial di sela-sela pemantauan.

Dody menjelaskan, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan (demand), pihaknya telah mengambil langkah antisipatif dengan mengajukan penambahan kuota pasokan. "Tujuannya agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan produk di pasar. Kami ingin memastikan distribusi berjalan lancar dan merata," tambahnya.
Jangkau Wilayah Terluar
Selain memperkuat stok di pasar tradisional, BULOG Bengkulu juga tengah mengakselerasi penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng alokasi Februari - Maret. Distribusi ini mencakup wilayah Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, hingga menjangkau wilayah terluar Provinsi Bengkulu, yakni Pulau Enggano.
Di sisi lain, Dody juga memberikan sinyal positif terkait ketahanan pangan secara umum. Ia menyebutkan stok beras nasional saat ini berada di angka 4,7 juta ton. Dengan proses penyerapan gabah petani yang terus berlangsung, BULOG optimistis stabilitas pangan dan daya beli masyarakat akan tetap terjaga.
"BULOG bersama pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat secara berkala. Kami optimistis dengan langkah proaktif ini, harga di pasar akan tetap stabil," pungkasnya. ***