KEPAHIANG – Mengawali bulan Desember 2025, Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, mengeluarkan pernyataan penting terkait evaluasi kinerja pemerintahan selama satu tahun terakhir. Bupati menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kepahiang sepanjang tahun 2025 telah berhasil diletakkan pada jalur yang tepat, yakni penguatan infrastruktur dasar yang terintegrasi dengan pusat-pusat produksi pertanian desa.
Bupati menyatakan bahwa fokus anggaran yang dialokasikan secara besar-besaran untuk perbaikan jalan lingkungan dan jembatan penghubung bukanlah tanpa alasan, melainkan sebuah strategi jangka panjang untuk menekan biaya logistik bagi petani.
Menjadikan Infrastruktur Sebagai Penggerak Ekonomi
Dalam keterangannya, Bupati Zurdi Nata menekankan bahwa pembangunan fisik yang masif di tahun 2025 merupakan jawaban atas keluhan masyarakat selama bertahun-tahun. Beliau memandang bahwa infrastruktur yang mantap adalah "nyawa" bagi perputaran ekonomi di Bumi Sehasen.
"Pernyataan saya hari ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral kepada rakyat Kepahiang. Kita telah melewati tahun 2025 dengan fokus yang sangat tajam, yakni membangun fondasi ekonomi dari pinggiran. Saya tidak ingin terjebak pada proyek mercusuar yang hanya indah secara estetika, tetapi kurang manfaat. Fokus kita adalah jalan dan jembatan desa. Jika akses transportasi lancar, maka hasil tani seperti kopi dan hortikultura akan memiliki nilai saing yang lebih tinggi karena biaya angkut yang murah. 2025 adalah tahun di mana kita mengembalikan hak masyarakat atas akses jalan yang layak," tegas Bupati Nata, Senin (01/12/2025).
Optimisme Menuju Kemandirian Daerah
Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur di tahun ini akan menjadi modal utama bagi Pemerintah Kabupaten Kepahiang untuk melakukan akselerasi di sektor lain pada tahun 2026. Beliau menekankan pentingnya menjaga aset yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh anak cucu.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menatap tahun depan dengan optimisme tinggi. Fondasi ekonomi sudah kita bangun, sekarang tugas kita adalah mengisinya dengan kreativitas dan inovasi di sektor UMKM serta pariwisata. Pemerintah akan terus hadir sebagai fasilitator. Saya pastikan, setiap kebijakan yang kita ambil di penghujung tahun ini akan selalu berorientasi pada peningkatan taraf hidup masyarakat kecil di setiap desa," pungkasnya.(adv)