Ita Yunita Pimpin Perempuan Bangsa Bengkulu 2026–2031, Bidik Penguatan Peran Perempuan di Politik

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:52:38 WIB

BENGKULU – Penguatan peran perempuan dalam politik dan pembangunan daerah menjadi fokus utama kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Provinsi Bengkulu periode 2026–2031.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelantikan pengurus DPW Perempuan Bangsa Bengkulu yang dirangkaikan dengan Pendidikan Kader Badan Partai (DIKBAR) di Aula Hotel Pasir Putih, Kota Bengkulu, Sabtu (31/10/2026).

Ketua DPW Perempuan Bangsa Provinsi Bengkulu, Ita Yunita, A.Ma., S.H., menegaskan bahwa Perempuan Bangsa harus menjadi ruang bagi perempuan untuk mengembangkan kapasitas diri, memperkuat kemandirian, serta mengambil peran lebih besar dalam kehidupan sosial dan politik.

Menurut Ita, organisasi tidak boleh hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi harus mampu melahirkan kader perempuan yang aktif, progresif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat saling mendukung merupakan modal penting untuk membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan.

“ Kami ingin mencetak perempuan yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga ideologi yang kuat, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Ita.

Ia menjelaskan, pelaksanaan DIKBAR bukan sekadar agenda pendidikan internal organisasi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter kader agar memiliki pemahaman ideologi, integritas, serta kepedulian terhadap persoalan sosial.

Ita pun mengajak seluruh pengurus dan peserta untuk mengikuti setiap tahapan pendidikan kader dengan serius, sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam menjalankan organisasi maupun berinteraksi dengan masyarakat.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan dan pendidikan kader tersebut.

## Perempuan Harus Terlibat dalam Pengambilan Kebijakan Politik

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu, Rosekayanti, S.P., M.Si., berharap kepengurusan baru Perempuan Bangsa mampu menjadi penggerak peningkatan kualitas dan kapasitas perempuan di berbagai sektor.

Menurutnya, pemahaman politik menjadi hal penting bagi perempuan karena berbagai kebijakan pemerintah memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari, mulai dari harga kebutuhan pokok, ekonomi keluarga, pendidikan hingga kesejahteraan masyarakat.

“Perempuan harus memahami politik agar dapat berperan aktif dalam menentukan arah pembangunan dan memperjuangkan aspirasi mereka. Jika perempuan tidak mengambil bagian dalam politik, keterwakilan kepentingan perempuan berpotensi tidak tersampaikan secara optimal,” ungkap Rosekayanti.

Ia mendorong kader Perempuan Bangsa agar tidak membatasi aktivitas hanya di lingkungan organisasi. Perempuan juga perlu hadir dan mengambil peran melalui komunitas, lembaga sosial, dunia pendidikan, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Rosekayanti berharap Perempuan Bangsa dapat menjadi wadah untuk melahirkan perempuan-perempuan berkualitas yang berani tampil di ruang publik dan memiliki kapasitas untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Salah satu target yang juga perlu diperkuat, menurutnya, adalah peningkatan keterwakilan perempuan di lembaga legislatif pada pemilihan mendatang.

## Perempuan Bangsa Didorong Jadi Motor Perubahan Sosial

Dari tingkat pusat, Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup DPP Perempuan Bangsa, Hj. Dimas Pahlawanita Damayanti, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya membangun kader perempuan yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kekuatan moral, spiritual, dan karakter.

Ia menegaskan, Perempuan Bangsa harus mampu mengambil posisi sebagai motor perubahan sosial, bukan sekadar menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan internal.

“Perempuan Bangsa harus mampu menjadi motor perubahan sosial. Kita ingin mencetak kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ujarnya.

Menurutnya, perempuan harus berani mengambil bagian dalam berbagai ruang pengambilan keputusan, baik di lembaga legislatif, eksekutif maupun lingkungan masyarakat.

Karena itu, pendidikan kader melalui DIKBAR dinilai strategis untuk memperkuat kapasitas, karakter, dan solidaritas organisasi. Pendidikan tersebut juga diharapkan melahirkan kader yang mampu menggerakkan organisasi hingga tingkat akar rumput.

Selain memperkuat kapasitas politik dan organisasi, Dimas juga mendorong kader Perempuan Bangsa terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.

Beberapa kegiatan yang dapat dikembangkan di antaranya penanaman pohon dan jalan santai bersama. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan tersebut juga diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.

Melalui pelantikan dan DIKBAR ini, DPW Perempuan Bangsa Provinsi Bengkulu diharapkan semakin solid dalam memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas pemberdayaan perempuan, serta meningkatkan keterlibatan kader dalam pembangunan daerah.

Dengan kepengurusan periode 2026–2031, Perempuan Bangsa Bengkulu diharapkan tidak hanya memperkuat peran perempuan di internal partai, tetapi juga mampu melahirkan kader yang berkontribusi nyata bagi masyarakat dan memiliki keberanian dalam memperjuangkan aspirasi perempuan di berbagai sektor.

Halaman :

Terkini