Zamhir : ADUJAK Wadah Pembinaan Remaja Untuk Mengembangkan Potensi Positif

Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:27:00 WIB
Peserta Finalis ADUJAK GenRe Bengkulu 2026 foto bersama

Bengkulu-Ikobengkulu.com,-Di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks, remaja membutuhkan ruang yang dapat membantu mereka menemukan jati diri sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki. Kehadiran wadah pembinaan remaja menjadi salah satu langkah penting agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi mampu mengambil peran secara positif di lingkungan sekitarnya untuk hadir sebagai agen perubahan.

Awal pekan Oktober-2026 baru ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) setempat menggelar lomba Apresiasi Duta Jambore Ajang Kreatifitas (ADUJAK) tingkat Provinsi Bengkulu. PAda final perlombaan tersebut diikuti sebanyak 12 pasang finalis dari sejumlah daerah di Provnisi Bengkulu.

ADUJAK sebuah wadah pembinaan remaja untuk mengembangkan potensi positif, remaja yang kreativitas, kemampuan berkomunikasi yang baik, kepemimpinan, pengetahuan serta memiliki keterampilan dalam implementasi program GenRe," sebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dr. H. Zamhir Setiawan., M.Epid dalam sambutannya pada Final ADUJAK 2026 di Balai Kota Merah Putih Bengkulu,Sabtu,(3/10/2026).

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Zamhir melalui ADUJAK, sebuah wadah yang diarahkan untuk membina dan mengembangkan potensi positif para remaja, katanya pada sambutannya pada final ADUJAK tingkat Provinsi Bengkulu.

Dikatakan dr.Zamhir, GneRe penting mengedukasi tentang pendewasaan usia perkawinan (PUP)menghindari triad KRR dan pengembangan karakter, katanya. Pasalnya masa remaja merupakan fase penting dalam kehidupan seseorang. Pada usia tersebut, seseorang mulai membentuk karakter, menentukan arah masa depan, serta mencari lingkungan yang dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan dirinya.

Karena itu, remaja perlu mendapatkan pendampingan yang tepat. Bukan hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu mengasah keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta rasa percaya diri.

" Pembinaan remaja sebagai investasi masa depan bangsa, karena remaja adalah generasi penerus. Berdasarkan data BPS Bengkulu (2024) jumlah remaja ini berdasarkan kelompok umur 10-29 tahun sebanyak 516.900 jiwa atau mencapai 24,11 persen.

“Remaja memiliki potensi yang besar. Potensi itu harus diarahkan dan diberikan ruang untuk berkembang sehingga mereka dapat menjadi generasi yang memiliki kemampuan dan karakter positif,” ujar Zamhir.

Selain Forum GenRe, Kemendukbangga/BKKBN mengembangkan program Pusat Informasih Konseling Remaja (PIK-R) yang ada di sekolah-sekolah yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja.PIK-R guna memberikan pelayanan informasi dan konseling serta penyiapan kehidupan berkeluarga," sebut Kepala Kepala BKKBN Bengkulu dr. H. Zamhir.

Pembinaan generasi muda, pemerintah melalui Kemendukbangga/BKKBN terus mengembangkan program tribina di tengah masyarakat, Bina Keluarga Balita( BKB),Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Keluarga Bina Lansia (BKL).

BKR, sebut dr. Zamhir, merupakan media pemberdayaan keluarga dan masyarakat untuk menumbuh dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam membina tumbuh kembang remaja kelompok usia 10-24 tahun. Program yang dikembangkan tersebut itu beryujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan komunikasi efektif orang tua dan remaja, serta meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi bagi remaja, sehingg melalui pengetahuan tersebut dapat mencegah yang berisiko pada perikahan usia anak.

Pada akhirnya, pembinaan remaja merupakan investasi jangka panjang. Apa yang ditanamkan kepada mereka hari ini akan menjadi bekal untuk menentukan wajah masyarakat di masa mendatang.

Melalui ADUJAK, Zamhir berharap semakin banyak remaja yang berani mengenali potensinya, mengasah kemampuannya, dan menggunakan energi mudanya untuk hal-hal yang bermanfaat.

Sebab, ketika potensi remaja mendapatkan ruang yang tepat untuk tumbuh, masa depan yang lebih baik bukan lagi sekadar harapan, melainkan sesuatu yang dapat mulai dibangun sejak sekarang.(***)

Tags

Terkini