10 Alumni SMKN 1 Rejang Lebong Terserap PT Schneider, 2 Lainnya Masih Ikut Seleksi

Jumat, 25 September 2026 | 10:04:10 WIB
Siswa SMKN 1 Rejang Lebong saat mengikuti seleksi program Go International beberapa waktu lalu.

Rejang Lebong — Sebanyak 10 alumni SMKN 1 Rejang Lebong telah diterima dan bekerja di PT Schneider Indonesia Cikarang Plant, Bekasi, Jawa Barat. Dua alumni lainnya juga tengah mengikuti proses seleksi untuk bekerja di perusahaan tersebut.

SMKN 1 Rejang Lebong merupakan satu-satunya sekolah mitra PT Schneider Indonesia dari Provinsi Bengkulu. Sekolah ini menjadi bagian dari 15 SMK di Indonesia yang menjalankan program Kelas Industri bersama PT Schneider Indonesia Cikarang Plant.

Hal tersebut disampaikan Sumarno dari PT Schneider Indonesia Cikarang Plant dalam kegiatan refleksi dan evaluasi pelaksanaan Kelas Industri yang digelar secara daring, Jumat, 18 September 2026.

“SMKN 1 Rejang Lebong ini merupakan satu-satunya mitra kami dari Provinsi Bengkulu,” kata Sumarno.

Selain SMKN 1 Rejang Lebong, program Kelas Industri PT Schneider Indonesia juga melibatkan sejumlah SMK dari berbagai daerah, di antaranya SMKN 1 Sungai Rumbai Dharmasraya Sumatera Barat, SMK Sukoharjo Lampung, SMKN 2 Kebumen, SMK Yappi Wonosari, SMKN 1 Japara Kuningan, SMKN 1 Wadaslintang, SMK CB Pare Kediri, SMK Mitra Industri MM 2100, SMKN 2 Wonogiri, SMK Jaya Buana, SMK PGRI 2 Jombang, SMKN 1 Cikarang Selatan dan SMKN 1 Tangerang.

Menurut Sumarno, kegiatan refleksi dan evaluasi tersebut dilakukan untuk mendapatkan masukan dari sekolah mitra sekaligus menyusun rencana pengembangan Kelas Industri.

“Melalui kegiatan evaluasi kelas industri ini, kami menerima masukan dan rencana ke depan agar pelaksanaan kelas industri di 15 SMK dapat berjalan lebih baik dan semakin mantap kolaborasi pendidikan SMK dengan dunia kerja PT Schneider Electric Cikarang Plant,” ujarnya.

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah hal menjadi perhatian untuk pengembangan Kelas Industri. Di antaranya penerapan block calendar untuk kegiatan praktik di sekolah dan pengelompokan peserta Kelas Industri sejak kelas X.

Penguatan kompetensi basic electric, bahasa Inggris, public speaking, soft skill serta pendidikan karakter siswa juga menjadi bagian dari hasil evaluasi.

Selain kompetensi teknis, sekolah mitra juga didorong untuk terus mengenalkan budaya kerja industri kepada siswa selama mengikuti pendidikan.

“Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi bahan bagi sekolah dan PT Schneider Indonesia dalam memperkuat pelaksanaan program Kelas Industri di masing-masing sekolah mitra,” terang Sumarno.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Rejang Lebong, Dr. Asep Suparman, M.Pd., mengatakan pelaksanaan Kelas Industri di sekolahnya telah memberikan jalur pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.

Menurut Asep, salah satu hasil yang terlihat dari program tersebut adalah terserapnya alumni SMKN 1 Rejang Lebong ke PT Schneider Indonesia Cikarang Plant.

“Alhamdulillah 10 orang alumni telah diterima dan bekerja di PT Schneider Indonesia Cikarang Plant, ditambah dua orang lagi dalam proses seleksi,” kata Asep.

Ia mengatakan kolaborasi antara sekolah dan dunia industri diperlukan untuk menyiapkan lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

“Melalui kelas industri ini dapat terwujud kemitraan atau kolaborasi pendidikan untuk mencetak talenta masa depan lulusan SMK sehingga dapat diserap dunia kerja,” ujarnya.

Asep menegaskan SMKN 1 Rejang Lebong akan melanjutkan penguatan program tersebut, terutama dalam menyiapkan lulusan yang memenuhi standar kompetensi industri.

“Kami siap berkomitmen untuk meningkatkan layanan Kelas Industri di sekolah dan lebih utamanya kami siap berkomitmen untuk menyiapkan lulusan terbaik sesuai standar industri PT Schneider Indonesia Cikarang Plant,” pungkasnya.(**)

Tags

Terkini