Bengkulu,(Ikobengkulu.com),-Pemerintah Provinsi Bengkulu tahun ini menggelar "Semarak Merah Putih 2026". Program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui surat Gubernur Bengkulu Nomor B/100.1/38/B.1/VII/2026. Pada Gebyar Semarak Merah Putih, Bakti KB menjadi pilihan untuk mewujudkan Indonesia lebih sehat, khususnya masyarakat Bengkulu.
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai perlombaan. Di tengah gegap gempita Merah Putih, semangat kemerdekaan juga hadir melalui pengabdian untuk keluarga dan kesehatan masyarakat.
Bagi Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Bengkulu, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk kembali meneguhkan komitmen menghadirkan pelayanan Bangga Kencana yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui Bakti KB, sebuah gerakan pelayanan yang tidak sekadar menghadirkan layanan kontrasepsi, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, berkualitas dan memiliki ketahanan. Dan menekan angka kebutuhan PUS ber-KB yang tidak terlayani/ unmet need.
Bakti KB Semarak Merah Putih berlangsung disejumlah daerah kabupaten dan kota di Bengkulu. Perdana digelar di Kabupaten Kaur, Bengkulu yang menyasar pasangan usia subur (PUS) di Kaur yang mencapai 19.271 pasangan, dan terapat PUS di Bengkulu sebanyak 316.763 pasangan," kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu dr. H. Zamhir Setiawan., M.Epid diselah peninjauan pelayanan KB Semarak Merah Putih di Kaur, pekan lalu,Jumat,(28/8/2026).
Di balik setiap pelayanan KB, tersimpan harapan sederhana keluarga Indonesia merencanakan kehidupan keluarga dengan lebih baik, mengatur jarak kelahiran, menjaga kesehatan ibu dan anak, serta mempersiapkan masa depan generasi berikutnya.
Semangat inilah yang membuat Bakti KB menjadi pilihan dalam memaknai kemerdekaan. Sebab, kemerdekaan tidak hanya berbicara tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang kemampuan keluarga menentukan masa depannya secara mandiri," ujar dr. Zamhir.
Ketua Tim Kerja 2 Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Provinsi Bengkulu Else Triana Putri, S.K.M., M.A.P. menyampaikan Semarak Merah Putih tahun ini, BKKBN bersama pemerintah daerah, baik provinsi hingga kabupaten dan kota membuka ruang dalam sehatn dan kemandirian keluarga melalui pelayanan KB.
Bakti KB di Kabupaten Kaur berlangsung selama sepekan mulai 21- hingga 29-Agustus-2026 memberikan layanan kontrasepsi dengan berbagai jenis dan metode, jangka panjang dan jangka pendek. Pada pekan baksos KB di Kaur mempu layani puluhan akseptor dengan berbagai jenis kontrasepsi.
" Bakti KB Semaraka Merah Putih di Kabur melayani 41 akseptor KB modern, implan, IUD, suntik dan pil," kata Else. (***)