IKOBENGKULU – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di sekitar Kampus UIN Fatmawati Soekarno (UINFAS) Bengkulu masih bertahan dengan mengandalkan mahasiswa sebagai pelanggan utama. Aktivitas perkuliahan yang berlangsung setiap hari membuat kawasan sekitar kampus selalu ramai, terutama pada jam istirahat dan menjelang sore.
Salah satu pelaku UMKM, Mak Dodon, mengatakan sebagian besar pembelinya merupakan mahasiswa yang mencari makanan dengan harga terjangkau. Menurutnya, warung mulai ramai sejak pukul 11.00 WIB hingga menjelang waktu salat Ashar.
"Kalau hari kuliah, mahasiswa yang datang cukup banyak. Mereka biasanya makan siang atau membeli gulai untuk dibawa pulang, sehingga omzet kami juga ikut meningkat," ujarnya pada Jum’at (7/8/26).
Selain harga yang terjangkau, menu yang beragam menjadi salah satu alasan mahasiswa memilih makan di warung sekitar kampus. Pilihan seperti nasi ayam, pecel, mie goreng, hingga aneka minuman menjadi menu yang paling diminati.
Seorang mahasiswa UINFAS Bengkulu, Desta (21), mengaku lebih sering membeli makanan di warung sekitar kampus dibandingkan memasak sendiri. Menurutnya, harga yang ditawarkan masih sesuai dengan kondisi keuangan mahasiswa.
"Harganya masih ramah di kantong mahasiswa, porsinya juga cukup banyak. Jadi kalau ada jadwal kuliah sampai sore, saya lebih memilih makan di warung dekat kampus," kata Desta.
Pelaku UMKM berharap aktivitas perkuliahan tetap berjalan normal agar jumlah pembeli terus stabil. Mereka juga berharap semakin banyak mahasiswa yang mendukung usaha lokal dengan berbelanja di warung-warung sekitar kampus.
Keberadaan UMKM di sekitar UINFAS tidak hanya memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan makan, tetapi juga menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar. Hubungan saling mendukung antara mahasiswa dan pelaku UMKM menjadi salah satu faktor yang menjaga roda perekonomian kecil di lingkungan kampus tetap bergerak.