SBSI Kembali Dipercaya Kelola TKBM Indomaret Bengkulu, Warga Betungan Gelar Aksi Damai Tuntut Kesempatan

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:30:02 WIB

 

 

 

BENGKULU – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bengkulu kembali dipercaya mengelola tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di gudang PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Bengkulu. Kepastian tersebut diperoleh setelah SBSI menerima Surat Perintah Kerja (SPK) baru pada 15 Juli 2026 yang berlaku selama satu tahun.

Penasehat SBSI Bengkulu, Firdaus Jaelani, menjelaskan bahwa penunjukan SBSI dilakukan melalui proses seleksi yang melibatkan sejumlah organisasi. Seluruh peserta mengajukan proposal kerja, kemudian pihak PT Indomarco Prismatama melakukan evaluasi terhadap kelengkapan administrasi dan persyaratan lainnya sebelum menentukan mitra pengelola.

"Semua organisasi mengajukan proposal. Proses penilaiannya dilakukan oleh pihak Indomarco, dan pada 15 Juli kami menerima keputusan bahwa SBSI kembali dipercaya untuk mengelola pekerjaan bongkar muat," kata Firdaus.

Firdaus mengungkapkan, selama sekitar satu tahun mengelola TKBM, SBSI telah merekrut sekitar 50 persen tenaga kerja dari masyarakat yang tinggal di sekitar gudang. Namun, menurutnya, jumlah pekerja yang diterima tetap disesuaikan dengan kebutuhan operasional perusahaan sehingga belum semua warga dapat diakomodasi.

Meski demikian, ia memastikan kesempatan bekerja masih terbuka bagi masyarakat yang memenuhi kebutuhan perusahaan.

"Jika ada warga yang ingin bekerja, kami tetap membuka peluang. Namun, penerimaan tenaga kerja tetap mengikuti kebutuhan operasional sehingga tidak semua bisa diterima," ujarnya.

Firdaus berharap persoalan yang berkembang dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif tanpa mengganggu aktivitas operasional perusahaan. SBSI, lanjutnya, siap berdiskusi dengan seluruh pihak untuk mencari solusi terbaik.

Sementara itu, perwakilan PT Indomarco Prismatama, Mugo, menyatakan seluruh aspirasi masyarakat akan diteruskan kepada manajemen pusat. Ia menjelaskan bahwa keputusan terkait kerja sama pengelolaan TKBM merupakan kewenangan perusahaan di tingkat pusat.

Meski demikian, perusahaan tetap membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk bekerja melalui mekanisme rekrutmen yang berlaku.

Di sisi lain, puluhan warga Kelurahan Betungan menggelar aksi damai di depan gudang PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Bengkulu, Kamis (16/7/2026). Massa yang berasal dari RT 3, RT 14, dan RT 26 RW 3 tersebut menyuarakan harapan agar masyarakat sekitar diberi kesempatan mengelola tenaga kerja bongkar muat di lingkungan gudang.

Koordinator aksi, Komarudin, mengatakan warga telah berulang kali berupaya menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan, namun hingga kini belum memperoleh tanggapan yang diharapkan. Karena itu, masyarakat memilih menyampaikan aspirasi secara langsung melalui aksi damai.

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni meminta kesempatan mengelola TKBM, meminta audiensi dengan Manajer Lisensi PT Indomarco Prismatama, serta menginginkan transparansi mengenai mekanisme pengajuan kerja sama.

Menurut Komarudin, selama sekitar enam tahun keberadaan gudang, masyarakat sekitar belum pernah memperoleh kesempatan untuk mengelola TKBM secara mandiri. Akibatnya, manfaat ekonomi yang diharapkan dari aktivitas perusahaan dinilai belum dirasakan secara maksimal oleh warga sekitar.

"Kami hanya meminta kesempatan untuk mengelola TKBM. Berbagai upaya mediasi dan permohonan audiensi sudah kami lakukan, tetapi belum mendapat respons. Karena itu kami memilih menyampaikan aspirasi secara langsung," ujar Komarudin.

Ia juga menjelaskan bahwa warga telah membentuk serikat sebagai salah satu persyaratan administrasi untuk mengajukan kerja sama. Hingga berita ini ditulis, massa aksi masih bertahan di lokasi dengan mendirikan tenda sambil menunggu keputusan dari manajemen PT Indomarco Prismatama.

Versi ini menggunakan struktur yang lebih mengalir, bahasa jurnalistik yang lebih kuat, tetap berimbang dengan memuat keterangan dari kedua belah pihak, serta dioptimalkan untuk SEO dengan kata kunci seperti SBSI Bengkulu, TKBM Indomaret Bengkulu, PT Indomarco Prismatama, dan aksi damai warga Betungan.

Terkini