Musim Kemarau Tiba, Stok Melimpah Bikin Harga Ikan Tetap Stabil

Kamis, 16 Juli 2026 | 07:07:27 WIB
Memasuki musim kemarau, pasokan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Baai, Kota Bengkulu, terpantau melimpah.

IKOBENGKULU — Memasuki musim kemarau, pasokan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Baai, Kota Bengkulu, terpantau melimpah. Kondisi gelombang laut yang masih tergolong tenang dan bersahabat di awal fase kemarau ini membuat harga berbagai jenis ikan segar di pelelangan tersebut bertahan stabil dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan pantauan langsung dan serangkaian wawancara di lokasi pada Rabu (15/7/2026) mulai pukul 10.04 WIB, aktivitas transaksi jual beli ikan di area pelelangan tampak berjalan ramai lancar seiring dengan cuaca terik khas kemarau yang menyelimuti kawasan pesisir.

Kondisi tenang di laut dirasakan langsung oleh para nelayan lokal pada hari itu. Edi (50), salah seorang nelayan di kawasan Pulau Baai, mengungkapkan saat ditemui usai menyandarkan kapalnya di dermaga bahwa aktivitas melaut di musim kemarau kali ini berjalan relatif lancar tanpa kendala angin kencang maupun gelombang tinggi yang ekstrem.

"Gelombang laut sedang bersahabat dan belum ada badai besar meskipun sudah masuk musim kemarau. Hasil tangkapan lumayan lancar, jadi pasokan ikan yang kami bawa ke dermaga TPI hari ini relatif melimpah dan stabil," ujar Edi.

Lancar dan melimpahnya pasokan hasil tangkapan dari para nelayan ini menjadi pemicu utama terjaganya harga komoditas laut di TPI Pulau Baai dari potensi lonjakan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Sandra Putraka (44), salah seorang pemilik kapal yang memasok ikan di Pulau Baai pada hari yang sama. Sandra menuturkan bahwa kelancaran operasional kapal-kapal miliknya di laut membuat distribusi ikan ke para pedagang berjalan tanpa hambatan dengan harga yang tetap bersahabat.

"Untuk sekarang semua harga ikan masih stabil karena pasokan langsung dari kapal-kapal kita lancar. Laut lagi tenang dan tidak ada badai. Ikan tongkol dari tangan pertama saja kita lepas mulai dari harga Rp25 ribu per kilogram," jelas Sandra saat diwawancarai di area pembongkaran ikan.

Dari pasokan langsung kapal-kapal tersebut, para pedagang eceran di TPI Pulau Baai kemudian menjajakan kembali ke konsumen dengan selisih harga yang tetap terjangkau.

Marwasih (48), salah satu pedagang ikan di pasar pulau baai yang melayani pembeli setiap hari mulai pukul 04.30 WIB hingga 11.00 WIB, menyebutkan pada Rabu pagi itu variasi harga komoditas laut di lapaknya rata-rata masih bertahan normal. Untuk jenis ikan tongkol , harganya berkisar antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per kg , tergantung pada ukuran dan tingkat kesegarannya.

Marwasih juga menyediakan jenis komoditas lain seperti ikan sarai seharga Rp32.000 per kg, serta ikan salam dan ikan kling yang dipatok Rp25.000 per kg.

 Namun, di antara seluruh dagangannya, ikan dencis menjadi produk yang paling banyak diburu konsumen.

"Yang paling diminati pembeli itu ikan dencis, harganya stabil Rp35 ribu per kilogram. Sehari dencis ini bisa laku sampai 30 kilogram. Harganya bertahan, kecil kemungkinan naik, tapi kalau pasokan dari kapal sedang melimpah ruah justru bisa turun ke Rp30 ribu per kilo," papar Marwasih di sela-sela melayani pelanggannya.

Stabilitas harga dan kesegaran pasokan ikan ini disambut baik oleh para pembeli yang memadati TPI hari ini. Rina (36), salah seorang konsumen asal Kota Bengkulu, mengaku sengaja datang langsung ke Pulau Baai karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan dengan pasar-pasar lain di Kota Bengkulu.

"Saya sengaja belanja langsung ke Pulau Baai karena harganya jauh lebih murah dibandingkan pasar lain, selisihnya lumayan untuk kebutuhan dapur. Mumpung harga di sini belum melonjak dan ikan-ikannya segar langsung dari kapal hari ini, ya lebih baik borong di sini. Biasanya kalau sudah masuk musim angin buruk atau badai kemarau, harga di pasar eceran kota bisa naik drastis," tutur Rina saat ditemui sedang memilih ikan.

Aktivitas transaksi di TPI Pulau Baai sendiri biasanya mencapai puncak keramaian pada akhir pekan, yaitu hari Sabtu dan Minggu, saat warga dan pedagang Pasar Pulau Baai berbondong-bondong memadati pelelangan untuk mendapatkan stok mingguan ikan segar.

Meskipun saat ini harga bertahan aman di awal musim kemarau, para nelayan maupun pedagang menyadari bahwa situasi dapat berubah sewaktu-waktu tergantung faktor alam. Momen stabilitas pasokan ini pun dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sebelum potensi perubahan cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Bengkulu.

Penulis:Shabrina Putri

Terkini