Bengkulu Selatan,ikobengkulu.com,-Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, pemerintah terus dengan berbagai aksi dan strateginya mempercepatn tumbuhnya kualitas manusia. Pada Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke 75 tahun ini, IBI bersama Kementerian Kependudukan dan keluarga Berencana(Kemendukbangga)/Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui mitra strategisnya di daerah mengelar bulan bakti pelayanan KB di sejumlah daerah kabupaten dan kota di Bengkulu.
Di Kabupten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu pemerintah daerah bersama IBI setempat telah membuka ruang memberikan pelayanan KB gratis. Baksos KB bulan bakti IBI itu untuk meningkatkan kualitas program KB dan kesehatan reproduksi. Untuk memastikan pelayanan KB gratis di daerah itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Bengkulu Selatan Ferry Kusnadi kepada pewarta menyampaikan bahwa, baksos terus diarahkan untuk memperkuat sinergitas formal antarinstansi guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program di masyarakat," kata Ferry, Selasa, (13/5/2026).
Ferry menegaskan, bahwa kolaborasi yang terstruktur antara pemerintah, tenaga kesehatan, serta berbagai lembaga terkait menjadi faktor penting dalam memperluas pelayanan dan edukasi keluarga berencana. " Sinergitas yang baik tidak hanya meningkatkan efektivitas program, tetapi
juga membantu memastikan pelayanan berjalan merata dan tepat sasaran".
Dalam kolaboratif bersama IBI, pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melibatkan sebanyak 14 fasilitas kesehatan (faskes) untuk melayani sebanyak 2.367 akseptor dengan berbagai jenis dan metode kotrasepsi," ujanya.
Melalui Baksos KB, masyarakat diharapkan memperoleh akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan reproduksi, konsultasi keluarga, serta edukasi mengenai pentingnya perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas. Dan, dalam menunjang keberhasilan program KB perlu adanya dukungan semua pihak, termasuk partisipasi aktif masyarakat, agar tujuan pembangunan keluarga sejahtera dapat tercapai secara berkelanjutan.(***)