Balai KB Untuk Perkuat Paparan Program Bangga Kencana di Masyarakat

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:34:00 WIB
Balai Penyluh KB di Kabupaten Bengkulu Utara usai di renovasi pada 2025 lalu.(foto BKKBN)

Bengkulu-ikobengkulu.com,- Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (Balai KB) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) rumah tempat beraktivitasnya penyuluh KB (PKB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB) dalam pembinaan masyarakat. Yang berfungsi sebagai pusat operasional, penyuluhan, dan pembinaan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). Guna terwujudnya penyebaran informasi yang luas dan merata, pemerintah dirikan balai tersebut hingga menjangkau tiap kecamatan di tanah air.

 

Provinsi Bengkulu dengan 129 balai penyuluh di daerah ini sebanyak itu pula untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang program bangga kencana. Melalui balai penyuluh yang ada saat ini tingkat terpaparnya progam cukup tinggi.

 

" Tingkat paparan masyarakat terhadap program Bangga Kencana secara umum menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, namun masih menghadapi tantangan pada segmentasi tertentu," kata Ketua Tim Kerja 2 Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) Perwakilan BKKBN Bengkulu Else Triana Putri, S.K.M., M.AP di Bengkulu, Jumat,(8/5/2026).

 

Else menyebutkan bahwa, tujuan didirikannya balai penyuluh tersebut untuk memperkuat perannya dalam meningkatkan paparan Program Bangga Kencana di tengah masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui berbagai kegiatan penyuluhan, pelayanan, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan pesan program tersampaikan secara luas dan tepat sasaran.

 

Sebagai perpanjangan tangan BKKBN di tingkat lapangan, Balai KB menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, hingga pencegahan stunting," kata Else.

 

Kepala Balai KB Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Mahmudi, S.IP menyampaikan bahwa penyuluhan dilakukan secara intensif oleh Penyuluh KB (PKB/PLKB) bersama kader melalui pendekatan langsung ke masyarakat, baik di posyandu, kelompok kegiatan keluarga, maupun kunjungan door to door. Dengan tenaga penyuluh yang ada mampu menyasar masyarakat di sejumlah desa di wilayah Kemcatana Air Napal." kata Mahmudi.

 

Peran petugas lapangan (PLKB/PKB) dan kader di tingkat desa melalui mekanisme operasional lini lapangan masih menjadi metode paling efektif untuk menjangkau masyarakat secara langsung. “Kami memastikan informasi Program Bangga Kencana dapat diterima seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pelosok. Pendekatan langsung dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

 

Melalui langkah tersebut, Balai KB optimistis paparan program akan semakin meningkat, seiring dengan bertambahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pembangunan keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia maju.(***)

Terkini