Fonika Thoyib Pimpin Mafindo Bengkulu Lewat Silatwil Perdana

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:34:30 WIB
Ketua DPW Mafindo Bengkulu terpilih Fonika Thoyib dan mantan Ketua Mafindo Bengkulu Gushevinalti berfoto bersama dengan pengurus usai prosesi Silaturahmi Wilayah (Silatwil) 1 di Bengkulu, Kamis (7/5/2026)./ist/mafbe

BENGKULU – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Bengkulu resmi menetapkan nakhoda baru. Melalui forum Silaturahmi Wilayah (Silatwil) 1 yang digelar Kamis, 7 Mei 2026, Fonika Thoyib terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Mafindo Bengkulu didampingi Iyud Dwi Mursito sebagai Sekretaris.

Fonika menggantikan Gushevinalti yang kini mendapat mandat baru di level nasional sebagai bagian dari Dewan Pengawas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mafindo.

Peremajaan struktur ini diharapkan menjadi momentum penguatan gerakan literasi digital di Bumi Merah Putih.

Ketua DPP Mafindo, Mark Maryadat Ufie, yang hadir secara daring, memberikan catatan khusus bagi pencapaian Mafindo di Bengkulu. Ia menilai wilayah ini merupakan salah satu pilar krusial dalam memerangi misinformasi di tingkat nasional.

"Kami mengapresiasi kerja kolektif Mafindo Bengkulu yang aktif dan berdampak nyata. Bengkulu telah menjadi garda penting dalam menjaga ekosistem informasi dari serangan hoaks," ujar Mark dalam sambutannya.

Gushevinalti, dalam pesan purna tugasnya, menitipkan pesan agar para relawan tetap solid menjaga ruang digital. Meski berpindah tugas ke DPP, ia memastikan dukungannya terhadap pergerakan di daerah tetap mengalir.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Fonika Thoyib menegaskan bahwa visinya ke depan akan menitikberatkan pada perluasan jangkauan edukasi. Ia ingin literasi digital tidak hanya berhenti di level perkotaan, tetapi merambah hingga masyarakat bawah.

"Fokus kita ke depan adalah memastikan edukasi literasi digital menyentuh hingga akar rumput. Kami akan memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan agar ekosistem informasi di Bengkulu tetap sehat dan tangguh," tegas Fonika.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan komitmen bersama seluruh relawan untuk terus bergerak melindungi masyarakat dari ancaman fitnah dan berita bohong.

Dengan kepengurusan baru ini, Mafindo Bengkulu bertekad memperkuat kolaborasi lokal demi mewujudkan masyarakat yang lebih cerdas dalam memilah informasi. ***

Terkini