Perangi Stunting, Dinas Perikanan Kota Bengkulu Siapkan Bantuan Makanan Olahan Ikan bagi Anak Rentan

Senin, 16 Maret 2026 | 12:00:00 WIB
: Kepala Dinas Perikanan Kota Bengkulu, Wilhopi, saat berdiskusi mengenai pemetaan kelompok masyarakat rawan stunting. Dinas Perikanan berkomitmen menyuplai makanan tambahan berbasis ikan guna mendukung target penurunan angka stunting di Kota Bengkulu.

BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perikanan memperluas cakupan intervensi penurunan angka stunting. Tak sekadar edukasi, pemerintah kini menyiapkan skema bantuan langsung berupa makanan olahan berbahan dasar ikan yang dikhususkan bagi anak-anak dalam kategori rentan gizi buruk dan risiko stunting.

Intervensi Gizi Berbasis Sumber Daya Lokal

Kepala Dinas Perikanan Kota Bengkulu, Wilhopi, menegaskan bahwa ikan adalah kunci jawaban atas pemenuhan protein hewani yang murah namun berkualitas tinggi. Kandungan Omega-3 dan mineral pada ikan lokal dinilai paling efektif dalam mendukung perkembangan otak serta imunitas anak di masa pertumbuhan.

"Kami tidak hanya mengimbau, tapi juga akan bergerak memberikan bantuan langsung. Kami fokus pada penyediaan makanan mengandung protein ikan bagi kelompok masyarakat yang memiliki anak rawan stunting. Ini langkah nyata kami di lapangan," ujar Wilhopi.

Sasar Kelompok Nelayan dan Kader Posyandu

Program ini direncanakan berjalan dengan sistem kolaborasi. Dinas Perikanan akan menggandeng kader Posyandu sebagai ujung tombak pendataan, serta kelompok nelayan untuk memastikan ketersediaan bahan baku ikan segar yang akan diolah menjadi makanan tambahan.

Wilhopi menambahkan, membudayakan makan ikan di lingkungan keluarga nelayan sendiri menjadi tantangan unik. Terkadang, hasil tangkapan lebih banyak dijual daripada dikonsumsi. Melalui program ini, kesadaran tersebut akan kembali dibangun.

"Pemerintah Kota Bengkulu menaruh perhatian serius pada kolaborasi lintas sektor. Dinas Perikanan berperan sebagai motor penggerak pemenuhan gizi dari sumber daya lokal yang kita miliki melimpah di Bengkulu," tambahnya.

Target Penurunan Prevalensi Stunting

Dengan distribusi bantuan yang lebih terarah dan edukasi gizi yang masif, Pemkot Bengkulu optimis angka prevalensi stunting akan turun secara bertahap. Transformasi ikan dari sekadar komoditas dagang menjadi instrumen penyelamat generasi (gold generation) menjadi visi utama dari program ini. (adv)

Terkini