270 Ribu Warga Bengkulu Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng dari BULOG

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:28:33 WIB
Sejumlah warga mengantre dengan tertib untuk menerima penyaluran bantuan pangan di Gudang BULOG Sidomulyo, Bengkulu, Rabu (18/3/2026).

BENGKULU – Senyum Aminah mengembang lebar saat jemarinya menyentuh karung beras 20 kilogram di Gudang BULOG Sidomulyo, Rabu (18/3) pagi. Di sampingnya, dua jeriken minyak goreng kemasan 2 liter turut menanti untuk dibawa pulang. Bagi ibu rumah tangga asal Kelurahan Sidomulyo ini, paket pangan itu bukan sekadar bantuan, melainkan "napas lega" di tengah bayang-bayang kenaikan harga jelang Lebaran.

"Alhamdulillah, ini sangat membantu. Apalagi mau puasa dan lebaran, harga-harga biasanya mulai 'galak' di pasar," cetusnya semringah.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial (kanan), menyerahkan secara simbolis paket bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter kepada perwakilan warga di Gudang Sidomulyo, Bengkulu, Rabu (18/3/2026).

Aminah tidak sendirian. Dia adalah satu dari 270.071 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Bumi Rafflesia yang masuk dalam radar bantuan pemerintah. Tak tanggung-tanggung, Perum BULOG Kanwil Bengkulu langsung "tancap gas" menggelontorkan 5.401.420 kilogram beras dan 1.080.284 liter minyak goreng.

Penyaluran masif ini merupakan alokasi kumulatif untuk bulan Februari dan Maret 2026. Langkah ini menjadi jurus jitu pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengerem laju inflasi yang kerap liar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial (kanan), menyerahkan secara simbolis paket bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter kepada perwakilan warga di Gudang Sidomulyo, Bengkulu, Rabu (18/3/2026).

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main soal kualitas. Saat launching perdana kemarin, Dody memastikan setiap butir beras dan tetes minyak goreng yang keluar dari gudang sudah melewati quality control (QC) yang ketat.

"Kami pastikan kualitasnya premium dan layak konsumsi. Ini bukan sekadar distribusi logistik, tapi wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan rakyatnya bisa makan dengan tenang," tegas Dody di sela-sela pelepasan armada distribusi.

Untuk memastikan bantuan ini tak salah alamat, BULOG menggandeng "keroyokan" lintas instansi. Mulai dari Pemerintah Daerah, Dinas Sosial, hingga pengawalan ketat dari personel TNI dan Polri. Urusan pengiriman diserahkan kepada PT Jasa Prima Logistik (JPL) untuk menjangkau pelosok Bengkulu.

Dody juga meminta masyarakat tidak perlu panic buying. Sebab, stok cadangan pangan di gudang-gudang BULOG se-Provinsi Bengkulu dipastikan dalam level aman. "Stok cukup, distribusi lancar. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir," pungkasnya.***8

Terkini