SELUMA — Pemerintah Kabupaten Seluma memastikan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026 hampir rampung. Hingga Sabtu (14/3/2026), tercatat hanya delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang THR-nya masih dalam proses.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Seluma, Herman Suyadi, S.E., M.M., mengatakan keterlambatan tersebut disebabkan karena sejumlah OPD baru mengajukan proses pencairan sehingga saat ini masih dalam tahap verifikasi dan pemrosesan.
“Tinggal delapan OPD yang THR-nya belum tersalurkan karena baru mengajukan. Saat ini sedang kami proses sehingga dipastikan penyalurannya juga akan segera tuntas,” ujar Herman pada Sabtu 14 Maret 2026.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Seluma menyiapkan anggaran sebesar Rp25,36 miliar untuk pembayaran THR bagi 5.744 ASN yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Berdasarkan data Badan Keuangan Daerah, jumlah PNS penerima THR sebanyak 3.642 orang dengan total anggaran Rp17.071.859.821. Sementara itu, PPPK yang menerima THR berjumlah 2.102 orang dengan total anggaran Rp8.296.636.050.
Sedangkan untuk PPPK Paruh Waktu juga dipastikan menerima THR dengan nominal yang telah disesuaikan.
Herman menjelaskan pemerintah daerah menargetkan seluruh proses pencairan THR dapat selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri sehingga para ASN dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.
Selain membantu ASN, penyaluran THR juga diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di daerah karena meningkatnya aktivitas belanja masyarakat.
Dengan sebagian besar THR yang telah disalurkan dan sisanya masih dalam proses, Pemkab Seluma optimistis seluruh penyaluran THR kepada ribuan ASN dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat.