HMI UMB II : Negara Jangan Jadi Sutradara Kebohongan, Buka Fakta Kematian Siswa Bengkulu Utara!

Senin, 09 Maret 2026 | 11:22:00 WIB
Rio Nur Setiyadi mewakili HMI KOM UMB II, menyebut pemerintah bukan lagi pelayan publik, melainkan sutradara drama murahan yang sibuk mencuci tangan di tengah duka keluarga korban.

IKOBENGKULU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Muhammadiyah Bengkulu II (UMB II) meledak dalam kemarahan yang tak terbendung. Mereka menguliti carut-marut informasi terkait kematian seorang pelajar di Bengkulu Utara yang beririsan dengan proyek Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rio Nur Setiyadi mewakili HMI KOM UMB II, menyebut pemerintah bukan lagi pelayan publik, melainkan sutradara drama murahan yang sibuk mencuci tangan di tengah duka keluarga korban.

"Birokrasi Berhati Batu dan Berstandar Amatir!"

Rio memberikan tamparan keras terhadap etika para pejabat yang dianggapnya lebih takut pada atasan daripada takut pada Tuhan. Ia menilai narasi yang berubah-ubah di media adalah bukti kepanikan birokrasi yang mencoba menutupi bau busuk kelalaian.

“Negara jangan bertindak pengecut dan tidak tahu malu! Menghadapi kematian seorang anak dengan narasi yang 'dimodifikasi' adalah penghinaan keji terhadap martabat manusia. Standar keamanan pangan kalian amatir, tapi cara kalian bersilat lidah sangat profesional. Nyawa anak-anak kami bukan bahan eksperimen politik!” semprot Rio dengan nada sangat pedas, Minggu (8/3/2026).

Ia menambahkan bahwa sikap diamnya pemerintah terhadap suara keluarga korban adalah bentuk "kekerasan struktural" yang sengaja dilakukan untuk membunuh kebenaran demi menjaga keawetan jabatan.

"Hentikan Retorika Sampah Kalian!"

Kritik Rio semakin beringas saat menyinggung kecenderungan pemerintah yang menganggap nyawa manusia hanya sebagai variabel statistik dalam sebuah proyek besar.

“Hentikan retorika sampah itu! Yang terbujur kaku itu manusia, bukan sekadar collateral damage atau 'kerusakan sampingan' dari ambisi politik kalian. Jika kalian lebih bernafsu menyelamatkan wajah program daripada mengungkap fakta di lapangan, maka moralitas kalian sudah membusuk di titik nadir!” tegasnya tanpa ampun.

Desakan: Investigasi Telanjang atau Runtuhnya Kepercayaan

HMI Komisariat UMB II menolak mentah-mentah segala bentuk klarifikasi defensif yang hanya berisi pembelaan diri. Rio menuntut investigasi yang benar-benar "telanjang" dan jujur, tanpa ada satu pun fakta yang disembunyikan di bawah karpet birokrasi.

 

Terkini