Inflasi Kota Bengkulu Februari 2026 Capai 0,60 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Pangan

Senin, 02 Maret 2026 | 21:23:20 WIB

BENGKULU – Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu mencatat inflasi di Kota Bengkulu pada Februari 2026 sebesar 0,60 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m). Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat sebesar 3,74 persen, dengan deflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) sebesar 0,12 persen.


Kenaikan inflasi bulanan terutama dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang memberikan andil terbesar, yakni sebesar 0,45 persen. Sejumlah komoditas yang dominan mendorong inflasi di antaranya cabai merah, daging ayam ras, ikan dencis, emas perhiasan, serta nasi dengan lauk.


Di sisi lain, kelompok transportasi justru memberikan andil deflasi sebesar 0,02 persen, yang sedikit menahan laju kenaikan harga secara umum.


Secara tahunan, inflasi Kota Bengkulu sebesar 3,74 persen didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan kontribusi sebesar 2,28 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi tahunan antara lain tarif listrik, emas perhiasan, daging ayam ras, ikan dencis, serta sigaret kretek mesin (SKM).


Sementara itu, kelompok pendidikan menjadi penyumbang deflasi terbesar secara tahunan dengan andil sebesar 0,51 persen.

BPS Kota Bengkulu menyimpulkan bahwa tekanan inflasi pada Februari 2026 masih didominasi oleh kenaikan harga bahan pangan dan komoditas kebutuhan rumah tangga. Kondisi ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Halaman :

Terkini