Lindungi Petani, BULOG Bengkulu Gencarkan Sistem Jemput Bola Serap Hasil Panen

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:20:22 WIB

BENGKULU – Di tengah mulainya masa panen raya, Perum BULOG Kantor Wilayah Bengkulu berkomitmen untuk hadir sebagai benteng pertahanan bagi para petani lokal. Melalui sistem 'jemput bola', BULOG memastikan hasil keringat petani tidak jatuh ke tangan spekulan dengan harga rendah, melainkan terserap sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Pemimpin Wilayah BULOG Bengkulu, Dody Syahrial, menegaskan bahwa peran BULOG bukan sekadar pengelola stok, melainkan offtaker (pembeli) andal yang memberikan kepastian harga di saat produksi melimpah pada Musim Tanam (MT) I tahun 2026.

"Fokus utama kami adalah percepatan. Kami tidak menunggu di gudang, tapi tim lapangan aktif turun langsung ke sentra-sentra produksi untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak dan menguntungkan," ujar Dody saat meninjau lokasi panen, Kamis (12/2).

Pemimpin Wilayah BULOG Bengkulu, Dody Syahrial,

Hingga saat ini, BULOG telah menyisir wilayah Kabupaten Lebong, Bengkulu Tengah, hingga Bengkulu Selatan untuk menyerap gabah dan beras berkualitas. Strategi ini diambil guna mengamankan target serapan sebanyak 3.100 ton setara beras.

Dody menambahkan, sinergi dengan dinas pertanian dan mitra penggilingan lokal terus diperkuat. Hal ini dilakukan agar standar kualitas beras yang masuk ke gudang tetap terjaga, namun prosesnya tetap memudahkan petani.

"Kehadiran kami di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman. Petani harus bisa menikmati hasil panennya dengan harga yang adil. Ini adalah kunci agar semangat bertani di daerah kita tetap terjaga," tambahnya.

Penguatan Cadangan Beras Daerah

Serapan dari petani lokal ini nantinya akan dialokasikan menjadi Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Stok inilah yang menjadi instrumen vital bagi pemerintah untuk melakukan intervensi harga melalui operasi pasar (SPHP) maupun penyaluran bantuan pangan jika terjadi gejolak harga di masyarakat.

Dengan pengamanan stok sejak dini di awal tahun, BULOG Bengkulu optimis ketahanan pangan di Bumi Rafflesia akan tetap kokoh menghadapi tantangan ekonomi sepanjang tahun 2026. ***

Terkini