REJANG LEBONG – Di tengah tantangan efisiensi anggaran nasional yang kian ketat, kehadiran wakil rakyat di tengah konstituen menjadi ujian konsistensi. Hal ini dibuktikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Zulasmi Octarina, S.E., M.M., yang terus mengintensifkan pendampingan sosial bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia) di Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam kunjungan kerjanya di Aula Kecamatan Curup Tengah, Senin (8/12), Zulasmi menegaskan bahwa keberpihakan pada lansia bukan sekadar program seremonial, melainkan upaya menjaga martabat kemanusiaan.
“Bagi saya, tugas wakil rakyat itu harus hadir, mendengar, dan memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program pemerintah. Bersama kita wujudkan Indonesia yang ramah lansia, di mana setiap orang tua dapat menjalani hari tua dengan penuh kebahagiaan, kesehatan, dan martabat,” tegas Zulasmi, Selasa (9/12).
Menuju Lansia SMART
Kunjungan tersebut dikemas dalam agenda Sosialisasi Pencegahan Traumatik bagi Lansia untuk Menjaga Kualitas Hidup, hasil kolaborasi Komisi IV dengan Dinas PPKB DP3APPKB Provinsi Bengkulu. Fokus utamanya adalah membekali para lansia menghadapi tekanan emosional dan kerentanan psikologis di usia senja.
Zulasmi memaparkan pentingnya klasifikasi penanganan berdasarkan tahapan usia, mulai dari pra-lansia (45–59 tahun) hingga lansia tua (di atas 80 tahun). Tujuannya adalah mencetak lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif).
"Kita memberikan pemahaman bahwa menua itu pasti, tapi menjadi lansia yang sehat mental dan fisik adalah pilihan yang harus diupayakan bersama," tambahnya.
Sinergi Lintas Sektor

Dalam kegiatan ini, Zulasmi hadir bersama jajaran Komisi IV lainnya, termasuk Ketua Komisi Usin Abdisyah Putra Sembiring, serta anggota Mega Sulastri dan Hidayat. Kehadiran full team ini menunjukkan soliditas DPRD Provinsi Bengkulu dalam mengawal isu kesejahteraan sosial.
Acara juga menghadirkan perspektif medis dan psikologis lewat narasumber ahli, yakni dr. Anastasia Venny F. Sipayung, M.Ked, Sp.KJ dari Poli Geriatri, dan psikolog Mery Patrianingsih, S.Psi, CH, CHt, yang memandu sesi pemulihan psikologis.
Turut hadir memperkuat sinergi pemerintah daerah, Kabid PPKB DP3APPKB Provinsi Bengkulu Hj. Willy Purnama Hidayanti, Kepala Dinas P3APPKB Rejang Lebong Gusti Maria, serta Staf Ahli Bupati Rejang Lebong, Drs. Rektor Vande Armada.
Menutup keterangannya, Zulasmi yang merupakan legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Rejang Lebong ini berjanji akan terus memantau efektivitas program di lapangan. "Selama masyarakat masih membutuhkan pendampingan, saya akan selalu hadir. Ini bagian dari janji saya kepada warga," pungkasnya.(adv)