Awali November dengan Evaluasi Kinerja, Bupati Zurdi Nata Targetkan SAKIP Kepahiang Naik Kelas ke Predikat 'BB'

Sabtu, 01 November 2025 | 11:57:36 WIB
Bupati kepahiang Zurdi Nata

KEPAHIANG- Mengawali hari kerja pertama di bulan November 2025, Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, langsung tancap gas membenahi kinerja birokrasi daerah. Ia memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Setda Kabupaten Kepahiang, Sabtu pagi (1/11).

Dalam rapat tersebut, Bupati Zurdi Nata menetapkan target ambisius bagi jajarannya. Ia meminta agar nilai SAKIP Kabupaten Kepahiang tahun 2025 harus mengalami peningkatan signifikan, yakni naik kelas dari predikat 'B' menjadi 'BB' (Sangat Baik).

"Kita tidak boleh jalan di tempat. Tahun ini saya minta komitmen seluruh Kepala OPD untuk menaikkan predikat SAKIP kita menjadi 'BB'. Ini bukan sekadar mengejar piagam atau gengsi, tetapi bukti nyata kepada masyarakat bahwa setiap rupiah anggaran daerah dibelanjakan secara efektif dan berdampak langsung pada pembangunan," tegas Zurdi Nata saat membuka rapat.

Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Bupati menekankan bahwa kunci utama untuk meraih predikat 'BB' dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) adalah efisiensi anggaran yang berbasis kinerja (money follow program).

Ia mengkritik keras kebiasaan lama OPD yang masih menyusun program kegiatan hanya sekadar menggugurkan kewajiban penyerapan anggaran tanpa outcome yang jelas.

"Hentikan budaya 'copy-paste' program tahun lalu. Saya akan coret kegiatan yang tidak memiliki indikator kinerja jelas. Anggaran kita terbatas, jadi harus fokus pada program prioritas seperti penurunan kemiskinan dan infrastruktur dasar. Kalau programnya tidak nyambung dengan visi misi daerah, lebih baik dialihkan," instruksinya.

Kejar Dana Insentif Daerah Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortala) Setda Kepahiang menjelaskan bahwa kenaikan predikat SAKIP memiliki implikasi strategis bagi keuangan daerah. Jika Kepahiang berhasil meraih nilai 'BB', peluang untuk mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat pada tahun 2026 akan semakin besar.

"Evaluasi mandiri sedang kita kebut bulan November ini sebelum tim evaluator Kemenpan-RB melakukan verifikasi akhir. Kami optimis, dengan perbaikan pohon kinerja (cascading) yang sudah dilakukan antar-OPD, target Pak Bupati bisa terealisasi," ujarnya.

Rapat evaluasi ini akan dilanjutkan dengan sesi desk per dinas selama satu minggu ke depan untuk membedah rapor kinerja masing-masing instansi. Bupati memperingatkan bahwa hasil evaluasi SAKIP ini akan menjadi salah satu dasar pertimbangan dalam pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) bagi ASN di lingkungan Pemkab Kepahiang tahun depan. (adv)

Terkini