Hadiri Muskomwil Apeksi Jambi, Dedy Wahyudi Bawa Misi Sinkronisasi Program Nasional dan Efisiensi Anggaran

Hadiri Muskomwil Apeksi Jambi, Dedy Wahyudi Bawa Misi Sinkronisasi Program Nasional dan Efisiensi Anggaran
SIAP KOLABORASI: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait keberangkatannya ke Muskomwil II Apeksi 2025 di Jambi, Rabu (26/11)./ ist/mc/

BENGKULU – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memastikan delegasi Kota Bengkulu tidak sekadar menjadi penggembira dalam perhelatan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun 2025.

Membawa optimisme tinggi, Dedy menegaskan kesiapan pemerintahannya untuk "belanja masalah" sekaligus menawarkan solusi konkret terkait isu strategis perkotaan dalam pertemuan yang berlangsung di Kota Jambi, 26–28 November 2025 tersebut.

Fokus Isu Strategis

Dedy menyebutkan, Kota Bengkulu hadir dengan persiapan matang. Tim delegasi telah merumuskan sejumlah materi krusial, terutama yang berkaitan dengan tantangan efisiensi anggaran di tengah tuntutan pembangunan yang tinggi.

"Kami sudah melakukan rapat internal untuk mematangkan materi. Bengkulu siap berpartisipasi aktif, bukan hanya hadir, tapi memberikan kontribusi pemikiran positif untuk kemajuan bersama," tegas Dedy Wahyudi di Bengkulu, Rabu (26/11).

Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Ajang yang mempertemukan para pemimpin kota se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) ini dinilai Dedy sebagai platform vital untuk sinkronisasi. Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan Pemkot Bengkulu adalah penyelarasan program strategis pemerintah pusat ke tingkat daerah.

Dua isu nasional yang akan dibedah secara mendalam adalah implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Merah Putih (KMP).

"Sinergi ini penting agar program pusat mendarat dengan tepat di daerah. Selain itu, kami juga akan membeberkan berbagai inovasi Kota Bengkulu yang mungkin bisa diduplikasi oleh kota lain, sekaligus menyerap best practice dari rekan-rekan walikota lainnya," tambah Dedy.

Keikutsertaan aktif ini diharapkan dapat memperkuat posisi tawar Kota Bengkulu dalam jejaring Apeksi, serta mempercepat peningkatan standar kualitas layanan publik melalui kolaborasi erat antar-pemerintah kota di wilayah Sumbagsel.***